Sekarang ini, notebook (atau lebih populer disebut dengan laptop) bukan tergolong barang mewah lagi namun demikian masih belum banyak yang memilikinya karena harga barunya yang masih relative mahal (terutama yang berkantong pas-pasan, seperti saya ini). Namun jangan kuatir, bagi yang ingin memiliki laptop tetapi belum mempunyai dana yang cukup untuk membeli yang baru, kita dapat membeli yang bekas yang tentunya dengan harga yang lebih terjangkau.

Eit, walaupun bekas bukan terarti mutunya jelek dan cepat rusak, lho. Asal kita pintar dan teliti dalam memilihnya, Insya Allah kita tidak akan menyesal mempunyai laptop bekas tersebut. Oleh karena itu, sebelum menyesal di kemudian hari yang tiada artinya, tidak ada salahnya untuk membaca tips-tips berikut ini.

Berikut tips-tips membeli laptop bekas.

Pertama, periksa fisik luar laptop secara seksama.

  • Casing, ini adalah bagian terluar dari laptop yang dapat kita lihat secara fisik. Coba perhatikan dengan seksama, apakah ada bagian yang cacat, seperti lecet/goresan/retak. Jika terdapat cacat seperti itu berarti kemungkinan laptop tersebut pernah terbentur benda keras atau bahkan pernah terjatuh. Jika benar demikian kemungkinan komponen di di dalam laptop tersebut menjadi lebih rawan rusak.
  • LCD/Layar Laptop, bagian ini merupakan bagian laptop yang paling mahal, oleh karena itu, kita harus teliti dalam mengamatinya. Perhatikan dengan seksama, apakah ada semacam goresan dan juga apakah ada pixel yang mati, seperti titik atau garis yang memanjang. Jika ada, pindahlah ke pilihan laptop yang lain. Selain itu, cek juga apakah pewarnaan layar (RGB)nya masih baik dan normal.
  • Keyboard, komponen ini juga merupakan komponen yang tidak kalah mahal, oleh karena itu, kita harus mengecek dengan teliti. Pastikan semua tombol termasuk tombol fungsi (FN) berfungsi dengan baik yaitu dengan cara menekan atau melakukan pengetikan satu persatu huruf demi huruf maupun notasi lainnya. Perhatikan per pegasnya, apakah masih berfungsi dengan baik. Jika kita tekan tidak teras empuk (mentul-mentul) lagi dan terasa lebih keras, maka dapat dipastikan keyboardnya sudah tidak normal lagi.
  • Touchpad, ini juga merupakan bagian laptop yang penting yang berfungsi sebagai pengganti mouse. Perhatikan apakah sudah terlihat aus kemudian cek apakah masih berfungsi baik dengan cara menggerakkan/menggeser jari kita ke segala arah dan perhatikan apakah gerakannya sesuai dengan pergerakan jari kita tersebut.

Kedua, periksa komponen dalam laptop secara teliti.

  • Processor, pastikan kita memilih processor Pentium IV ke atas. Dengan processor tersebut diharapkan sudah support dengan semua system operasi.
  • Memory (RAM), pastikan kita memilih laptop dengan RAM minimal 512 MB dan memungkinkan untuk dapat diupgrade.
  • Harddisk (HDD), untuk saat ini, hampir semua laptop mempunyai kapasitas harddisk di atas 120 GB. Atau untuk urusan yang satu (kapasitas harddisk), dapat disesuaikan dengan kebutuhan untuk menyimpan data. Untuk mengetahui kondisinya, kita bisa menjalankan aplikasi defrag untuk memastikan tidak adanya bad sector pada harddisk tersebut.
  • Batterai, salah satu kelebihan laptop adalah sisi portablenya, yaitu bisa dibawa bepergian di mana tidak setiap tempat belum tentu memiliki fasilitas daya listrik oleh karena itu, kita harus memiliki batterai dengan daya tahan yang lama. Oleh karena itu, batterai menjadi komponen laptop yang sangat penting, maka kita harus mengecek baterai laptop dengan teliti dan tidak terburu-buru. Coba buka beberapa aplikasi perkantoran dan aplikasi pemutar video dan audio secara bersamaan. Dengan begitu, kita akan mengetahui daya tahan batterainya. Daya tahan batterai yang normal adalah berkisar 45 hingga 60 menit dengan pemakaian ketik dan juga memainkan musik.
  • Support WiFi, WiFi merupakan komponen laptop yang memungkinkan kita dapat mengakses data (internet) melalui jaringan nirkabel (hotspot). Pilihlah laptop yang sudah mempunyai fasilitas WiFi onboard, jika tidak ada, pastikan terdapat slot USB atau PCMCIA untuk menempatkan WiFi eksternal bila kelak Anda harus membelinya.

Ketiga, periksa layanan purna jual dan lainnya.

  • Cek seri laptop tersebut di dealer resminya. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa laptop bekas tersebut bukan barang BM/barang gelap.
  • Pastikan bahwa laptop tersebut masih ada spare part-nya. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi jika suatu saat ada bagian laptop yang rusak, kita tidak mengalami kesulitan memperoleh spare part tersebut.
  • Jika ada, pilihlah laptop yang bergaransi. Laptop yang berkualitas biasanya mempunyai waktu garansi yang panjang hingga 1 hingga 3 tahun.
  • Pastikan memilih laptop dengan merk-merk yang terkenal (branded).
  • Jika ada, cek juga fasilitas lainnya seperti webcam atau card reader.